SEMUA ADA AKHIRNYA

Posted in Uncategorized on 15 September 2010 by Admin

Posted in Uncategorized on 14 Juni 2010 by Admin

Begitu banyak karunia dan kenikmatan yang telah Allah SWT berikan kepada kita,akan tetapi terkadang di antara kita masih saja ada orang yang enggan bersyukur dengan apa yang sudah di berikan,mereka selalu merasa kurang puas dan tidak pernah puas dengan semua yang sudah di berikan,mereka beranggapan,bahwa apa yang mereka dapatkan selama ini adalah atas hasil jerih payah dan keringat yang mereka keluarkan,padahal apapun yang mereka dapatkan adalah atas kehendak dan kuasa Allah SWT.
Namun begitu,kita masih bisa tersenyum dan lega hati,ternyata di sekitar kita pun masih ada orang yang menyadari dengan semua yang sudah di berikan kepadanya,mereka tidak membusungkan dada dengan menonjolkan apa-apa yang mereka dapatkan dari rezeki yang sudah di berikan,mereka menyadari,semua itu hanya titipan,dan kita pun juga tahu,bahwa titipan suatu saat akan di ambil sama si Empunya.
Apa sih yang mau kita sombongkan di dunia ini?Dunia ini bukanlah tujuan kita,dunia ini hanya ladang dan tempat bertanam untuk kita,kita tanam amal-amal yang baik,Insya Allah kita akan memetik hasil yang baik,akan tetapi jika kita menanam amal-amal yang tidak baik,tentu kita semua bisa menebak apa yang akan kita dapatkan dari hasil tanaman kita.
Sudah sepantasnya jika seseorang mempunyai harta dan kedudukan,mereka manfaatkan semua itu untuk bekal ibadah dalam rangka menanam amal yang baik.Janganlah kita mau di perbudak oleh harta dan kekuasaan yang pada akhirnya akan membawa kita kepada jurang kehinaan.Semoga kita senantiasa istiqomah dalam mengemban amanah yang sudah di berikan kepada kita dan kita tetap ada di jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.Amin
Wallahu’a lam

PRIBADI YANG BERPRINSIP

Posted in Uncategorized on 16 Januari 2010 by Admin

Seperti yang kita ketahui bersama,setiap orang mempunyai cara pikir dan prinsip yang berbeda-beda,ada yang ragu,yang sedang dan yang tegas.Masing-masing dari kita mempunyai ciri-ciri tersebut,entah kita menyadarinya ataupun tidak.Pribadi yang banyak di harapkan oleh orang-orang tentu yang tegas,berani,bertanggung jawab,dan tentu saja baik,baik dalam arti tidak hanya terhadap masalah-masalah kecil saja,akan tetapi juga terhadap masalah-masalah besar yang muncul di sekitarnya,sanggup memberikan solusi dan jalan keluar terhadap masalah-masalah yang ada di sekitarnya tersebut.
Banyak juga di sekitar kita,orang-orang yang hanya mengandalkan pola pikirnya tanpa menelaah lebih dalam lagi menggunakan hatinya ketika sedang berada di dalam suatu kesulitan atau masalah,mereka lebih mengedepankan pola pikir tanpa mengikut sertakan hatinya.
Apa yang mereka pikirkan?Tentu saja di antara kita tidak banyak yang mengetahuinya,kecuali dia dengan Sang Pencipta.Masalah-masalah yang muncul pun beraneka ragam,mulai dari masalah keluarga,hingga masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat.
Orang yang mempunyai prinsip,tentu tidak gegabah dalam menyingkapi suatu masalah yang ada di sekitarnya,mereka cenderung lebih memilih diam dari pada berkoar kesana kemari tanpa mengetahui akar permasalahannya,ketika akar permasalahan tersebut sudah di ketahui,mereka pun tidak serta merta langsung menyelasaikannya,akan tetapi dengan penuh kebijaksanaan mereka menelaah kembali masalah-masalah yang muncul.
Kita semua berharap,kita tentu ingin memiliki pribadi yang berprinsip,tidak plin plan,dan seperti bunglon,hinggap di daun yang kuning kulitnya berubah menjadi kuning,kita tentu ingin menjadi pribadi-pribadi yang tegas,bertanggung jawab,berani bertindak,dan penuh kebaikan,tidak menganggap enteng masalah,dan tidak mengulur-ulur sesuatu yang bernilai baik.
Semuanya tergantung kita,mau jadi pribadi apa kita ke depan nanti….Wallahu’a Lam

MENYAMBUT RAMADHAN

Posted in Uncategorized with tags , , , on 21 Agustus 2009 by Admin

Bulan penuh hikmah,bulan penuh ampunan,dan bulan yang penuh dengan kemuliaan dan keistimewaan sudah mendekati kita,sesuai keputusan Menteri Agama,bahwa bulan suci Ramadhan tahun 2009 ini jatuh pada tanggal 22 Agustus 2009,ya bulan yang di tunggu-tunggu umat islam,tidak hanya di indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama islam,akan tetapi juga seluruh umat muslim di dunia.Mereka dengan penuh sukacita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini.Berbagai persiapan juga telah di lakukan menyambut datangnya bulan suci ini,terutama persiapan fisik dan mental,karena selama sebulan penuh kita akan di gembleng dan di latih untuk menjadi manusia-manusia yang muttaqin.Firman Allah SWT dalam Al Quran:
“Hai orang-orang yang beriman,di wajibkan atas kamu berpuasa,sebagaimana di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu,agar kamu bertakwa”{Q.S AL BAQARAH:183}
Ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa tujuan kita berpuasa intinya adalah menjadi manusia yang bertakwa,yang senantiasa berada pada jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.Puasa bagi orang-orang yang beriman,memang bukan suatu beban,akan tetapi merupakan ajang untuk berlomba-lomba dalam ibadah dan mengharapkan pahala dari Allah,meskipun selama seharian mereka tidak makan,tidak minum,dan selalu menjaga diri dari hal-hal yang bisa menyebabkan pahala puasa yang di lakukan tidak menghasilkan apa-apa.Akan tetapi,bagi yang tidak beriman,dalam arti iman yang sebenarnya,puasa bagi mereka sangat terasa berat,mereka mampu menahan lapar dan haus,akan tetapi mereka tidak bisa menjaga panca indra yang lain dari hal-hal yang negatif,seperti membicarakan orang,mencaci,dan lain sebagainya.Puasa yang mereka lakukan memang tidak batal,akan tetapi,pahalanya tidak mereka dapatkan,mereka hanya mendapatkan lapar dan haus saja,bukankah ini hanya sia-sia?
Di bulan ini semua pahala di lipat gandakan,semua dosa akan di ampuni,dan setan-setan pun akan di belenggu.Sepuluh hari yang pertama adalah di turunkannya rahmat dari sisi Allah,sepuluh hari yang kedua adalah ampunan bagi orang-orang yang bertaubat,dan sepuluh hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka,betapa bulan Ramadhan ini begitu istimewa.Pada sepuluh hari yang terakhir juga terdapat malam-malam yang istimewa,yaitu malam Lailatul Qadr,yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan,para Malaikat turun ke dunia,memohonkan doa bagi orang-orang yang berdoa,memintakan ampun bagi orang-orang yang meminta ampun dan taubat,dan berbagai kebaikan-kebaikan yang lain.Apakah kita tidak merasa tertarik?
Semoga pada Ramadhan kali ini,kita di berikan kesempatan untuk beribadah secara lebih baik dan menjadi manusia yang bertakwa di hadapan Allah SWT.Amin.,

MENCAPAI KERIDHOAN ALLAH SWT

Posted in Uncategorized with tags , , , on 4 Juli 2009 by Admin

Manusia hidup di dunia dengan beraneka ragam,mulai dari suku bangsa,agama,kebudayaan,adat istiadat dan lain sebagainya,itu semua merupakan fitrah dan ketentuan dari Sang Maha Pencipta Alam Semesta,yaitu Allah SWT.Hal tersebut dimaksudkan agar diantara mereka saling mengenal antara satu dengan yang lainnya.Firman Allah dalam Al Quran:
“Hai manusia,sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”{Q.S AL HUJURAT:13}
Ayat diatas menjelaskan kepada kita semua,bahwa Allah menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku dengan tujuan agar kita saling mengenal,dan siapa saja yang ingin mencapai keridhoan dari-Nya,tiada lain adalah dengan cara bertakwa kepada-Nya,menjalankan segala yang di perintahkan oleh Allah dan menjauhi segala yang di larang-Nya.
Mencapai keridhoan Allah memang tidak semudah membalikkan telapak tangan,banyak aral dan hambatan yang merintang,terkadang menimbulkan konflik.Akan tetapi,jika kita memegang teguh apa yang telah di ajarkan agama kepada kita,dan kita berusaha untuk mencapainya,tidak mustahil keridhoan itu kita dapatkan.Contoh yang nyata dan jelas adalah dengan berbakti kepada kedua orang tua kita.Tidak diperbolehkan berbicara yang kasar terhadap keduanya,dan menuruti semua yang diperintahkan,sepanjang perintah tersebut tidak melanggar ajaran-ajaran agama.Jika kita sebagai seorang istri,istri diwajibkan hormat terhadap suaminya,menjaga harta dan kehormatan diri dan suaminya,tidak diperbolehkan menentang perintah suami sepanjang perintah tersebut juga tidak melanggar ajaran-ajaran agama.Masih banyak sekali contoh-contoh nyata di dunia bagaimana cara mendapatkan keridhoan dari Allah,tentu dengan cara belajar dan berusaha.Jalan tersebut memang sudah di jelaskan bahwa tidak mudah mendapatkannya,karena pada umumnya manusia suka bermalas-malasan,terkadang juga suka mengulur-ulur waktu.Dalam sholat misalnya,manusia kalau sudah berhadapan dengan ibadah ini,yang ada hanya malas dan mengulur-ulur waktu,dengan berbagai alasan,terkadang mereka meninggalkannya.Akan tetapi jika sudah melihat acara televisi mereka kuat duduk berjam-jam,atau ketika menghadiri majlis ta’lim,semuanya ingin cepat selesai.Padahal jalan menuju syurga tidak mahal dan tidak mempersulit diri.
Puasa tidak memerlukan uang,sholat tidak memerlukan uang,zakat hanya bagi orang-orang yang mampu,begitu juga dengan ibadah haji.Akan tetapi mereka lebih menyukai jalan yang berliku dan mahal.Minum-minuman keras dengan harga yang mahal,berjudi,mencuri,berzinah,dan lain sebagainya,itu semua terkadang lebih di sukai dari pada hal-hal positif di atas.
Bagaimana kita bisa mencapai keridhoan Allah,jika kita tidak berusaha untuk mendapatkannya.Keridhoan itu tidak di berikan kepada orang-orang sholeh saja,para kiyai,para ustadz,dan lain sebagainya,akan tetapi keridhoan itu di berikan kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah.
Untuk itu,mari kita bersama-sama berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,agar kita semua senantiasa mendapatkan keridhoan dari Allah dan mencapai kehidupan yang mulia,baik di dunia ataupun di akhirat kelak…Insya Allah…

BERTANGGUNG JAWAB

Posted in Uncategorized with tags , , on 12 Juni 2009 by Admin

Sebagai manusia,kita menyadari bahwa apapun yang kita perbuat dalam dunia ini,baik itu berupa hal-hal yang kecil,ataupun hal-hal yang besar,semuanya pasti akan kita pertanggung jawabkan kelak di hari Kiamat.Hubungan kita dengan Sang MahaPencipta,Allah SWT(Hablum Minallah) ataupun hubungan kita dengan sesama insan(Hablum Minanaas)itu semua tidak akan terlepas daripada rasa tanggung jawab.
Hubungan kita dengan Allah,menyangkut segala macam yang berkaitan dengan keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya,sholat kita,puasa kita,zakat kita,haji kita,dan segala macam amal ibadah yang berhubungan dengan Allah SWT.
Hubungan kita dengan sesama manusia,yaitu segala hal yang menyangkut dengan masalah-masalah duniawi.Hidup bermasyarakat,berbangsa,ataupun bernegara.Hal yang paling dekat dengan diri kita adalah cara kita hidup di masyarakat,melakukan hubungan interaksi sosial,adat istiadat dan kebudayaan,itu semua tidak terlepas dari rasa tanggung jawab kita terhadap sesama manusia.Kita mungkin dan pasti tidak menginginkan orang disekitar kita beranggapan bahwa kita di cap sebagai orang yang tidak punya rasa tanggung jawab.Sebagai contoh,jika kita menjadi seorang kepala rumah tangga,tentu saja kita harus bertanggung jawab terhadap keluarga yang kita pimpin,dalam arti memberikan nafkah baik secara lahir maupun batin,mendidik dan membimbing istri dan anak-anak menjadi orang-orang yang taat dan berguna,terutama di lingkup keluarga,masyarakat,bangsa dan negara,dan terlebih lagi kepada agamanya,menjadi seorang kepala rumah tangga yang bisa menjadi contoh dan teladan untuk anak-anaknya.
Jika kita menjadi seorang pemuda atau pemudi,tentu kita harus bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri khususnya,dan masyarakat pada umumnya.Harus pandai-pandai dalam membawa diri,tidak terpengaruh dan terjebak oleh kenikmatan dan kesenangan dunia,karena kita semua mempunyai keyakinan,bahwa hidup ini adalah tanggung jawab yang harus dipertanggung jawabkan.Di berbagai media kita sering melihat tayangan-tayangan yang terkadang membuat kita mengerutkan dahi,miris dan sedih,dan terkadang membuat kita iba.Contoh yang nyata adalah kasus perceraian diantara para artis,kekerasan dalam rumah tangga,narkoba,pergaulan bebas,dan lain sebagainya,itu semua terjadi dikarenakan mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya rasa tanggung jawab yang kita miliki,disamping tentu ada hal-hal lain yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi.
Apakah kita sudah bertanggung jawab?Jawabannya tentu hanya Allah dan kita saja yang mengetahui,akan tetapi kita semua berharap,bahwa kita punya rasa tanggung jawab,baik terhadap diri sendiri,agama,masyarakat,bangsa dan negara.Karena apapun yang kita perbuat di dunia ini,semua akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.Firman Allah di dalam Al Quran:
“Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun,niscaya dia akan melihat (balasan)nya.Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarah pun,niscaya dia akan melihat balasannya.”{Q.S AZ-ZILZAL:7-8}
Firman-Nya lagi:
“Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan-nya,(disediakan)pembalasan yang baik.Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan,sekiranya mereka mempunyai semua(kekayaan)yang ada di bumi dan (ditambah)sebanyak isi bumi itu lagi besertanya,niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu.Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.”{Q.S AR-RA’D:18}
Wallahu’alam

‘Islamic Google’ Kabar Gembira Untuk Netter Muslim

Posted in Uncategorized on 9 Juni 2009 by Admin

‘Islamic Google’ Kabar Gembira Untuk Netter Muslim

Shared via AddThis

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.